Surat dari Calon istri Untuk calon suami

Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu’anhum?Amiin ya Rabbal’alamin.

Calon suami yg kusayang..

Kuharap kamu dalam keadaan baik-baik saja.

Adahal yg ingin kusampaikan melalui surat ini.

Hal-hal yg enggan aku katakan langsung padamu.

Hal-hal yg intinya hanya tentangaku…perempuan.

Dari kecil perempuan ini dirawat dan dijaga ayah ibu.

Tak seorang lelaki pun dibiarkan mendekatiku sampai aku pantas utk didekati.

Dan nasehat-nasehat itu tak pernah bosan meluncur dr mulut mereka.

Aku slalu ingat utk menjaga auratku..

Aku slalu ingat utk menjaga hatiku..

Aku slalu ingat utk tidak membiarkan lelaki berjalan berdua dgnku.

Aku slalu ingat utk menjaga tanganku dr genggaman lelaki.

Aku slalu ingat utk menjaga pipiku dr belaian lelaki.

Aku slalu ingatutk menjaga bibirku dr kecupan lelaki.

Aku slalu ingat utk menjagaseluruh tubuhku dari tipu daya lelaki.

Aku slalu ingat utk menjaga KEHORMATAN PEREMPUAN.

Aku slalu ingat.. Kecuali saat pertemuan itu.

Kelak saat engkau telah menjadi suamiku..

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpasung jika kelak engkau memerintahkanku untuk berhenti bekerja?

Aku merasa bahwa perintahmu itu adalah karena engkau terlalu mencintaiku, sehingga engkau sama sekali tidak rela melihatku bekerja keras demi mencari kekayaan dunia?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpenggal jika kelak engkau memaksaku menutup auratku atau bahkan memaksaku mengenakan cadar sekalipun?

Aku merasa bahwa paksaanmu itu adalah karena engkau begitu mencemburuiku, sehingga engkau tidakakan pernah ikhlas jika lelaki lain memandangi tubuhku dengan tatapan nafsu?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terbelenggu jika kelak engkau tidak memperbolehkanku mempekerjakan pembantu dalam rumah tangga kita?

Aku merasa laranganmu itu adalah karena engkau sangat menyayangiku, sehingga engkau tidak ingin aku menyesal dikemudian hari karena aku tidak bisa melihat anak-anak kita tumbuh dalam asuhanku?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terhalang jika kelak engkau melarangku untuk bebas keluar rumah tanpa seizinmu?Aku merasa aturanmu itu adalah karena engkau sangat merindukan dan mengkhawatirkanku,sehingga engkau akan merasa gelisah jika aku tidak berada dirumah?

Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terinjak-injak jika kelak engkau membatasi pergaulanku?

Aku merasa perlakuanmu itu adalah karena engkau terlalu mengasihiku, sehingga engkau tidak ingin melihatku terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang akan mengantarku memasuki pintu neraka?

Yaa?aku akan sangat berterima kasih jika kelak engkau membatasi kebebasanku bukan karena ego-mu, tetapi karena engkau sangat memahami kewajiban dan tanggung jawab yang telah Alloh berikan kepadamu sebagai seorang suami?

Duhai calon suamiku? aku bukanlah robot yg tidak akan pernah merasakan letih, kelak bantulah aku dalam mengatur rumah tangga kita, jangan kau limpahkan semua urusan rumah tangga hanya padaku tanpa mau memperdulikan dan mengerti keletihanku?

Duhai calon suamiku? aku bukanlah mahkluk bisu tempat engkau memuaskan nafsumu, kelah janganlah engkau mencumbuiku dengan cara yang kasar dan dingin, cumbuilah akudengan lembut dan penuh kasih sayang?

Duhai calon suamiku? aku bukanlah patung tak berperasaan, kelak setialah padaku, sayangilah aku, danhormatilah aku layaknya ratu dalam hatimu?

Duhai calon suamiku?sungguh yang kuharapkan hanyalah kebahagiannya dalam rumah tangga kita, yang kuinginkan adalah ridha dari dirimu, yang kudambakan hanyalah genggaman tanganmu yang akan membawaku ke surga dunia dan akhirat?

Untuk itu ajaklah aku untuk menyelammi kehidupan yang paling berbahagia, mari kita saling mengerti, memahami, dan mengasihi selayaknya dua insan yang raga dan jiwanya telah saling menyatu?oh sungguh bahagianya aku jika memiliki suami yang akan mengajariku dengan cinta dan membimbingku dengan kasih? SubhanAlloh?

Duhai calon suamiku? sebelumnya aku ingin berterima kasih padamu karena kelak engkaulah yang akan membawaku memasuki surga yang tiada akan pernah terbayangkan indahnya, engkaulah yang akan menuntunku mencapai Ridha Illahi, engkaulah yang akan menjagaku dalam mengarungi lautan hidup, engkaulah yang akan menjadi sandaran saat ragaku letih dan bersedih, engkaulah yang akan membantuku untuk menjadi seorang ibu yang paling berbahagia, engkaulah yang akan menemaniku disaat usiaku telah senja, dan engkaulah yang akan menjadi tempat untuk aku mencurahkan seluruh perasaan hatiku? Sungguh aku akan menjadi istri yg paling berbahagia jika memiliki suami yg menyayangi dan mencintaiku karena Allah dan semoga itu adalah dirimu?

Calon suamiku sekian surat cinta untukmu yang ku tulis penuh dengan kasih dan harapan?

Semoga Alloh selalu Meridhai dan Memberkahi rumah tangga kita nanti dengan kebahagiaan yg tiada akan pernah berakhir? Amiin…

Wanita yang akan kau bawa ke SurgaNya

SEMOGA BERMANFAAT ?

About these ads

About muhammadunaslam

Temen-temenku bilang aku adalah orang yang istimewa, namun aku merasakan aku hanyalah manusia biasa ...sama seperti mereka

Posted on Oktober 23, 2011, in keluarga sakinah, Usroh. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: